Parenting ParentingRangkuman praktis dan ulasan ringan untuk keseharian.
parenting

Parenting Terpercaya: Menyaring Nasihat untuk Keluarga

Cara memilih informasi parenting terpercaya, menilai nasihat pengasuhan, dan mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.

16 Jun 2026 · 3 menit baca · oleh Mahendra Lestari Halim
Parenting Terpercaya: Menyaring Nasihat untuk Keluarga

Menjadi orangtua membuat saya menyadari bahwa nasihat pengasuhan datang dari banyak arah. Di Tarempa, obrolan tentang anak bisa muncul saat berkumpul dengan keluarga, berbelanja kebutuhan rumah, atau membaca unggahan di ponsel setelah anak tertidur. Sebagian saran terasa membantu, tetapi sebagian lain malah membuat orangtua ragu pada keputusan sendiri.

Sejak menulis tentang keluarga pada 2018, saya belajar bahwa parenting terpercaya bukan berarti mengikuti satu pendapat tanpa bertanya. Artinya, kita memahami sumber informasi, melihat konteks anak, lalu menerapkannya dengan pertimbangan yang tenang.

Orangtua membaca informasi pengasuhan anak di rumah

Sumber informasi perlu diperiksa

Nasihat tentang tumbuh kembang, kesehatan, dan pola makan anak sebaiknya berasal dari sumber yang memiliki dasar jelas. Pengalaman orang lain tetap berharga, tetapi pengalaman pribadi belum tentu cocok untuk semua keluarga. Anak memiliki temperamen, kondisi kesehatan, kebiasaan tidur, dan lingkungan yang berbeda.

Saat mencari informasi kesehatan anak, saya biasanya membandingkan beberapa sumber sebelum mengambil keputusan. Situs organisasi profesi, rumah sakit, atau lembaga kesehatan umumnya menjelaskan alasan di balik suatu anjuran. Salah satu rujukan yang bisa dibaca orangtua adalah Ikatan Dokter Anak Indonesia, terutama ketika membutuhkan informasi tentang tumbuh kembang, imunisasi, nutrisi, atau keluhan kesehatan anak.

Tanggal publikasi dan nama penulis juga perlu diperhatikan. Artikel yang menyebutkan rujukan, batasan, serta anjuran berkonsultasi dengan tenaga kesehatan biasanya lebih dapat dipertanggungjawabkan daripada tulisan yang hanya menjanjikan hasil cepat. Bahasa yang menakut-nakuti juga membuat saya lebih waspada. Kalau menemukan informasi yang terasa terlalu bagus, saya memilih mengecek ulang sebntar sebelum membagikannya.

Parenting terpercaya tetap mempertimbangkan keluarga

Nasihat yang baik belum tentu bisa diterapkan tanpa penyesuaian. Ibu bekerja mungkin memiliki waktu terbatas untuk menyiapkan makanan, sedangkan ayah atau ibu lain bisa menghadapi dukungan keluarga yang berbeda. Jadwal tidur anak, jarak ke fasilitas kesehatan, dan kondisi rumah turut memengaruhi pilihan pengasuhan.

Saya pernah melihat orangtua merasa bersalah karena belum mampu mengikuti rutinitas keluarga lain. Padahal, rutinitas itu dibuat untuk kebutuhan yang berbeda. Menetapkan waktu bermain bersama selama dua puluh menit dengan perhatian penuh dapat lebih realistis daripada memaksakan kegiatan panjang yang membuat semua orang kelelahan.

Dalam menghadapi tantrum, orangtua dapat menjaga keselamatan anak, menyebutkan perasaannya, kemudian menunggu sampai emosi mereda sebelum memberi penjelasan. Cara ini bukan formula yang menjamin setiap tantrum berhenti segera. Namun, pendekatan tersebut membantu orangtua tetap hadir dan tidak mengambil keputusan saat sedang marah.

Bertanya sebelum mengikuti nasihat

Sebelum menerapkan saran baru, saya mencoba mengajukan beberapa pertanyaan sederhana. Apakah informasi itu sesuai dengan usia anak? Apakah ada kondisi khusus yang perlu diperhatikan? Apa dampaknya jika saran tersebut tidak cocok? Apakah saya perlu berdiskusi dengan dokter, guru, atau tenaga profesional lain?

Pertanyaan ini penting saat menghadapi isu MPASI, keterlambatan bicara, kesiapan sekolah TK, maupun perubahan perilaku. Orangtua tidak harus menguasai semua bidang. Mencatat perkembangan anak dan membawa catatan tersebut saat berkonsultasi sering kali lebih berguna daripada mengandalkan ingatan di tengah kesibukan.

Ibu bekerja berdiskusi dengan pasangan tentang pengasuhan anak

Di rumah, saya juga berusaha membangun kebiasaan berdiskusi dengan pasangan. Perbedaan pendapat tidak selalu menunjukkan bahwa salah satu pihak tidak peduli. Sering kali, keduanya hanya membawa pengalaman masa kecil dan kekhawatiran yang berbeda. Percakapan yang tenang membantu keluarga menemukan keputusan yang lebih sesuai, bukan sekadar keputusan yang terlihat bangeet ideal di atas kertas.

Parenting terpercaya tumbuh dari kebiasaan memerikasa informasi, memahami kebutuhan anak, dan menerima bahwa pengasuhan memerlukan penyesuaian. Di Tarempa, dengan kondisi keluarga dan lingkungan yang khas, keputusan terbaik adalah keputusan yang masuk akal, aman, dan bisa dijalankan secara konsisten. Ketika ragu, mencari bantuan bukan tanda gagal, melainkan bagian dari merawat anak dan diri sendiri. Kadang, mengembaliin fokus pada kebutuhan anak lebih penting daripada mengejar standar keluarga lain.

Tag: #parenting #pengasuhan-anak #keluarga